Revolusi Industri 4.0 Hadir, Proxsis dan Synergy Siapkan Aplikasi Pembelajaran E-learning

Proxsis dan Synergy sudah mulai menyiapkan metode pembelajaran untuk menjawab tantangan industri 4.0 saat ini. Proxsis dan Synergy siap dengan metode e-learning dimana menyediakan modul belajar online yang diberikan kepada para peserta pelatihan.

“Hal yang menjadi fokus dalam menjawab tantangan industri 4.0 adalah dari para penyedia pendidikan serta bagi para guru dan fasilitator pendidikan, kalau dari generasi milenial, justru mereka lebih agile (tangkas) dalam menyambut era ini, tinggal bagaimana mengarahkan ke agile-an mereka itu ke koridor yang benar, agar kreatifitas dan passion mereka tersalurkan”, ujar Veni Verawati, Board of Director Proxsis IT.

Selain metode pembelajaran online, Proxsis dan Synergy juga memberikan wadah bagi para pelajar untuk langsung merasakan terjun di dunia pekerjaan melalui program internship. Sehingga akan tahu bagaimana peran menjadi seorang konsultan dalam menangani project, berdiskusi dengan klien dan melakukan audit.

Tentu saja bagi pelajar yang mendapatkan kesempatan program internship, sudah lulus seleksi awal serta di dampingi oleh para expert konsultan dari Proxsis dan Synergy.

Hadirnya revolusi industri 4.0 menjadi tantangan baru bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, begitu juga dibidang teknologi pendidikan.

Praktisi pendidikan saat ini sedang mempersiapkan alat teknologi pembelajaran bagi para pendidik untuk digunakan dalam proses belajar mengajar. Salah satunya adalah pembelajaran dan pelatihan dengan e-learning.

Pada kesempatan lain Gogot Suharwoto, Kepala Pustekkom Kemendikbud mengatakan berkembangnya revolusi industri 4.0 saat ini juga harus diikuti dengan berubahnya cara belajar mengajar di lingkungan Pendidikan.

“Bagi para guru harus segera beradaptasi dengan adanya perkembangan Revolusi Industri 4.0 ini, karena peran guru saat ini bertambah, yaitu mencari teknologi pembelajaran seperti e-learning yang tepat bagi para siswa,” ujar Gogot Suharwoto saat menjadi pembicara di Edutech Expo 2019, di Jakarta Convention Center (JCC), Jum’at, (15/2).

Ia berharap hal baru dalam teknologi pendidikan dapat menjadi motivasi bagi para pengajar untuk dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan konsep pengajaran di Indonesia.

No comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: