Proxsis Consulting Group Adakan Quarter 1 Business Review untuk Tinjau Kembali Target Bisnis

Proxsis Consulting Group mengadakan “Quarter 1 Business Review” yang bertujuan untuk meninjau kembali target bisnis selama empat bulan pertama tahun 2019. Kegiatan ini berlangsung di Permata Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa, 23 April 2019 lalu.

Co-Founder Proxsis Group, Roni Sutrisno mengatakan, dari hasil ulasan ada empat perspektif yang dibahas yakni dari sisi keuangan, Customer, Process, Learning and Growth.

“Secara umum hasilnya luar biasa. Jadi apa yang ditargetkan dari akhir tahun lalu, sudah tercapai,” kata Roni di sela-sela review bisnis.

Meskipun demikian, masih terdapat hal-hal yang perlu ditindaklanjuti. Ia juga menambahkan bahwa dalam persaingan bisnis, harus tetap menjadi excellent sekalipun persaingannya dapat dikatakan sudah cukup baik. Harapannya ke depan, Roni mengatakan bahwa akan ada formulasi yang komulatif dan dapat dikembangkan pada quarter kedua dan ketiga. Sejauh ini, menurutnya sejumlah rencana bisnis tersebut memang sudah berjalan.

Sementara itu, Fahmi Munsah, Direktur Synergy Solusi menambahkan, review ini juga membahas secara khusus bagaimana variasi antara budget dan faktual yang berlangsung.

“Di sana kita bisa melihat bagaimana sistem berjalan dan bagaimana tim melakukan proses, sehingga menghasilkan angka-angka yang tidak jauh dari yang kita targetkan,” tambahnya.

Dengan adanya rapat quarter pertama ini diharapkan menjadi momentum bagi semua tim di Synergy Solusi untuk memperbaiki kinerja mereka. Meskipun belum seratus persen , setidaknya tim bekerja pada jalur (track) yang benar.

Fahmi juga mengatakan bahwa quarter kedua nanti akan dijadikan batu lompatan untuk mencapai target yang disasar perusahaan. Semua hal itu akan dituangkan dalam empat perspektif yakni, Customer, Process, Learning and Growth dan quarter ketiga, dengan berbekal hasil review sebelumnya, akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa sambil memperbaiki sistem yang ada.

No comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: