GTN Menjadi Penyedia Data Center Tersertifikasi untuk Manajemen Mutu dan Keamanan Sistem Informasi

Proxsis IT merupakan salah satu perusahaan konsultan terbesar di Indonesia dalam bidang Information Technology, dimana sejak bulan Desember 2016 hingga Maret 2017 Proxsis telah mendampangi Graha Teknologi Nusantara (GTN) sebagai salah satu perusahaan datacentre terbesar di Indonesia untuk persiapan pencapaian setifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 27001:2013.

Standar yang harus dipenuhi oleh (GTN) antara lain adalah ISO 9001 untuk sistem manajemen mutu dan 27001 untuk sistem manajemen keamanan informasi. Dalam implementasi kedua standar tersebut Graha Teknologi Nusantara (GTN) melibatkan seluruh pihak karena berdasarkan latarbelakang  GTN sebagai penyedia layanan yang sangat krusial, yaitu layanan penyedia data center. Sebagian klien GTN memiliki asset-aset bisnis, dimana informasi bisnis tersebut dialihkan ke server-server yang terletak pada data center. sehingga diperlukan standar tertentu terkait dengan antisipasi atau mitigasi jika terjadi keadaan darurat. Kehadiran pihak ketiga sebagai kontrol terkait dengan risiko yang timbul karena adanya aspek kerahasiaan, aspek integritas dari informasi itu sendiri, aspek ketersediaan terhadap informasi.

“Saat ini sudah tidak ada batasan dalam mengakses informasi di era digital. Sekarang ini, informasi  mengalir melalui mobile device kita, perangkat computer kita, aliran internet bahkan, kita (GTN) menyimpan informasi dalam bentuk knowledge dengan asset-aset kritis kita, kelistrikan, kemudian fasilitas-fasilitas pemadaman kebakaran, hal itu juga mendukung dalam mengakomodir ketersediaan atas informasi. Jadi memang kriterianya kita mengacu pada standar 9001 dan 27001” tutur Rolando, Business Manager and Senior Consultant Proxsis IT.

Program kerja yang dipersiapkan Proxsis dalam implementasi standar ISO di GTN bersifat umum. Artinya bahwa proses tersebut sebenarnya sudah diterapkan dalam aktivitas keseharian di GTN. Hanya saja ada beberapa kebiasan di luar normal yang perlu ditambahkan, “sebagai contoh sejak awal kami biasanya memberikan gambaran posisi mereka saat ini seperti apa sih terhadap persiapan standar, sehingga muncul kegaiatan yang dinamakan gap analysis.” Menurutnya, Gap Analysis ini sangat penting bagi top management untuk melihat posisi karyawan dan untuk mengetahui hasil dalam memenuhi persyaratan standar ISO.

Selain itu Proxsis juga memberikan:

  • Sosialisasi dari Top Level hingga Down Level
  • Melakukan workshop untuk mengidentifikasi proses bisnis GTN risiko-risiko yang dihadapkan pada suatu kondisi ancaman untuk dapat dimitigasi
  • Melakukan internal audit yang diwajibkan oleh standar ISO, tujuannya agar ada kontrol secara internal sebelum dilakukan audit oleh pihak eksternal
  • Rapat tinjauan manajemen bertujuan agar Top Management lebih “aware” terhadap implementasi dari standar ISO 27001.

Kolaborasi antara Proxsis IT dan kerjasama seluruh pihak dari Graha Teknologi Nusantara berhasil membawa GTN sebagai perusahaan penyedia data center bersertifikasi dalam hal  manajemen mutu dan keamanan sistem informasi.

No comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: